Kalimantan TengahPeristiwa

Karhutla Masih Mengkhawatirkan, BPBD Barsel Siap Perpanjang Status Tanggap Darurat

×

Karhutla Masih Mengkhawatirkan, BPBD Barsel Siap Perpanjang Status Tanggap Darurat

Sebarkan artikel ini
Kepala BPBD Barsel Agus In’yulius (foto: Radar Buntok/ist)

BUNTOK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) bersiap memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) apabila kondisi di lapangan masih mengkhawatirkan.

‎Kepala BPBD Barsel, Agus In’yulius mengatakan, status tanggap darurat karhutla yang saat ini berlaku dijadwalkan berakhir pada 5 September 2026.

‎“Kalau kondisi di lapangan belum memungkinkan untuk mengakhiri status tanggap darurat, tentu masih dapat diperpanjang,” katanya kepada RadarBuntok.com di Buntok, Senin (31/8).

‎Menurutnya, berakhirnya masa berlaku status tanggap darurat tersebut tidak secara otomatis membuat penanganan karhutla dihentikan karena keputusan perpanjangan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

‎“Status siaga kemarin hanya 17 hari, karena terjadi peningkatan sehingga akhirnya kita naikkan statusnya menjadi Tanggap Darurat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel menetapkan status siaga karhutla selama 17 hari sebelum kemudian meningkatkan status tersebut menjadi tanggap darurat selama 30 hari akibat kondisi kebakaran yang semakin meningkat.

‎Menurutnya, tantangan penanganan karhutla saat ini masih cukup besar karena petugas menghadapi sebaran hotspot, luasan lahan yang terbakar serta medan yang sulit dijangkau.

‎“Yang pasti, kendala terbesar yang kami hadapi saat ini adalah sebaran hotspot, luasan lahan yang terbakar serta sulitnya medan yang dihadapi,” ujarnya.

‎Meski menghadapi sejumlah kendala, penanganan karhutla di wilayah Barsel sejauh ini masih dapat dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi antarinstansi terkait.

‎“Kalau yang lain-lain, kita bersyukur semuanya bisa teratasi secara baik dengan adanya kerja sama serta koordinasi antarinstansi terkait,” tambahnya.

‎BPBD Barsel terus meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan penanganan secara cepat terhadap setiap titik karhutla yang muncul agar kebakaran tidak meluas.

Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla yang masih tinggi di sejumlah wilayah.

Warga juga diminta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani lebih cepat dan tidak meluas. (am)